Plagiarism Policy

Plagiarism Policy

Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis (EKBIS) · p-ISSN 0853-862X | e-ISSN 2089-8002

EKBIS does not tolerate plagiarism in any form. Every manuscript is checked with Turnitin, and the maximum similarity index accepted is 22%.

1. Definition of Plagiarism

Plagiarism is the use of another person's ideas, words, data, figures, or other work, or one's own previously published work, without proper acknowledgment, and presenting it as new or original. EKBIS recognizes the following forms of plagiarism:

  • Direct plagiarism: copying text word for word from another source without quotation marks and citation.
  • Paraphrasing plagiarism: rewording another author's text or ideas without citing the source.
  • Mosaic plagiarism: combining phrases or sentences from several sources without proper citation.
  • Self-plagiarism (text recycling): reusing substantial parts of the author's own previously published work without citing it.
  • Duplicate or redundant publication: submitting or publishing the same study, data, or results in more than one journal.
  • Translation plagiarism: translating another work, including the author's own work published in another language, and presenting it as original.
  • Disguised plagiarism: using paraphrasing tools or AI tools to hide copied content or to reduce the similarity score.

2. Similarity Check

  • Every submitted manuscript is checked with Turnitin during initial screening, before it is sent to reviewers.
  • The revised manuscript is checked again before it is accepted for publication.
  • The maximum similarity index is 22%, calculated excluding the reference list and properly quoted and cited material, where supported by the checking settings.
  • The similarity report is kept in the journal's editorial system as part of the manuscript record.

The similarity percentage is an indicator, not a final verdict. The editor also examines the Turnitin report to assess the pattern of overlap. A manuscript with an overall score below 22% may still be rejected if a substantial part, such as a full paragraph, the method, or the results, is copied from a single source without citation.

3. Actions Based on Similarity Results

Result Action
≤ 22%, with no substantial or concentrated copying The manuscript may proceed to the review stage, subject to editorial assessment.
> 22%, due to inadequate paraphrasing or citation The manuscript is returned to the authors for revision and must be resubmitted with a similarity index of 22% or less before it enters the review stage.
Clear evidence of plagiarism, duplicate publication, or disguised plagiarism, at any percentage The manuscript is rejected. The editor may inform the authors' institution, and further submissions from the same authors may be subject to closer examination.

4. Plagiarism Found After Publication

If plagiarism is found in a published article, EKBIS will investigate in accordance with the Committee on Publication Ethics (COPE) guidelines and flowcharts. The authors will be asked to respond to the allegation. Depending on the outcome, EKBIS may:

  • publish a correction if the problem is minor, for example, a missing citation;
  • publish an expression of concern while the investigation is ongoing;
  • retract the article if the plagiarism is substantial.

A retracted article is not removed from the journal website. It remains available with a clear "RETRACTED" watermark on every page, and a retraction notice explaining the reason is published and linked to the original article and its DOI metadata.

5. Responsibility of Authors

  • Authors must ensure that their manuscript is original, has not been published elsewhere, and is not under consideration by another journal.
  • All sources, including the authors' own previous work, must be cited properly.
  • Authors are encouraged to check their manuscript for similarity before submission.
  • Any use of AI tools must be declared in line with the EKBIS AI Tools Policy.

See also: Publication Ethics.

EKBIS tidak menoleransi plagiarisme dalam bentuk apa pun. Setiap naskah diperiksa dengan Turnitin, dan batas maksimal indeks kemiripan (similarity) yang diterima adalah 22%.

1. Pengertian Plagiarisme

Plagiarisme adalah penggunaan gagasan, kata-kata, data, gambar, atau karya lain milik orang lain, maupun karya sendiri yang telah diterbitkan, tanpa pengakuan yang semestinya, lalu menyajikannya seolah-olah baru atau asli. EKBIS mengenali bentuk-bentuk plagiarisme berikut:

  • Plagiarisme langsung: menyalin teks kata demi kata dari sumber lain tanpa tanda kutip dan sitasi.
  • Plagiarisme parafrase: mengubah susunan kata dari teks atau gagasan penulis lain tanpa menyebutkan sumbernya.
  • Plagiarisme mozaik: menggabungkan frasa atau kalimat dari beberapa sumber tanpa sitasi yang semestinya.
  • Plagiarisme diri (daur ulang teks): menggunakan kembali bagian substansial dari karya sendiri yang telah terbit tanpa menyitasinya.
  • Publikasi ganda atau redundan: mengirim atau menerbitkan penelitian, data, atau hasil yang sama di lebih dari satu jurnal.
  • Plagiarisme terjemahan: menerjemahkan karya lain, termasuk karya sendiri yang telah terbit dalam bahasa lain, lalu menyajikannya sebagai karya asli.
  • Plagiarisme terselubung: menggunakan alat parafrase atau perangkat AI untuk menyamarkan isi yang disalin atau untuk menurunkan skor similarity.

2. Pemeriksaan Kemiripan

  • Setiap naskah yang masuk diperiksa dengan Turnitin pada tahap screening awal, sebelum dikirim ke reviewer.
  • Naskah revisi diperiksa kembali sebelum dinyatakan diterima untuk terbit.
  • Batas maksimal indeks kemiripan adalah 22%, dengan mengecualikan daftar pustaka serta kutipan yang ditandai dan disitasi dengan benar, sepanjang didukung oleh pengaturan pemeriksaan.
  • Laporan similarity disimpan dalam sistem editorial jurnal sebagai bagian dari rekam jejak naskah.

Persentase similarity merupakan indikator, bukan putusan akhir. Editor juga memeriksa laporan Turnitin untuk menilai pola kemiripannya. Naskah dengan skor keseluruhan di bawah 22% tetap dapat ditolak bila terdapat bagian substansial, misalnya satu paragraf utuh, bagian metode, atau hasil, yang disalin dari satu sumber tanpa sitasi.

3. Tindakan Berdasarkan Hasil Pemeriksaan

Hasil Tindakan
≤ 22%, tanpa penyalinan substansial atau terpusat Naskah dapat dilanjutkan ke tahap review setelah mempertimbangkan penilaian editor.
> 22%, karena parafrase atau sitasi yang kurang memadai Naskah dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki dan harus dikirim ulang dengan indeks similarity 22% atau kurang sebelum masuk tahap review.
Bukti jelas plagiarisme, publikasi ganda, atau plagiarisme terselubung, berapa pun persentasenya Naskah ditolak. Editor dapat memberi tahu institusi penulis, dan naskah berikutnya dari penulis yang sama dapat diperiksa lebih ketat.

4. Plagiarisme yang Ditemukan Setelah Terbit

Bila plagiarisme ditemukan pada artikel yang telah terbit, EKBIS melakukan penelusuran sesuai pedoman dan diagram alur Committee on Publication Ethics (COPE). Penulis diminta memberikan tanggapan atas dugaan tersebut. Bergantung pada hasilnya, EKBIS dapat:

  • menerbitkan koreksi bila masalahnya ringan, misalnya sitasi yang terlewat;
  • menerbitkan pernyataan keprihatinan (expression of concern) selama penelusuran berlangsung;
  • melakukan retraksi artikel bila plagiarisme bersifat substansial.

Artikel yang diretraksi tidak dihapus dari laman jurnal. Artikel tetap tersedia dengan tanda air "RETRACTED" yang jelas di setiap halaman, dan pemberitahuan retraksi yang menjelaskan alasannya diterbitkan serta ditautkan ke artikel asli dan metadata DOI-nya.

5. Tanggung Jawab Penulis

  • Penulis wajib memastikan naskahnya asli, belum pernah diterbitkan di tempat lain, dan tidak sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain.
  • Seluruh sumber, termasuk karya penulis sendiri yang telah terbit, wajib disitasi dengan benar.
  • Penulis dianjurkan memeriksa kemiripan naskahnya sebelum mengirimkan naskah.
  • Setiap penggunaan perangkat AI wajib dinyatakan sesuai Kebijakan Penggunaan AI EKBIS.

Lihat juga: Etika Publikasi.